UP PM-PTSP Kepulauan Seribu Lanjutkan Program PTK
Unit Pengelola Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (UP PM-PTSP) Kabupaten Kepulauan Seribu kembali melanjutkan program Pelayanan Terpadu Keliling (PTK) ke seluruh pulau berpenduduk tahun ini.
"Terbukti sangat dibutuhkan"
Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempermudah akses layanan administrasi dan perizinan bagi masyarakat kepulauan.
PPKD Jaksel Gelar Pelatihan Administrasi Umum bagi Penyandang DisabilitasKepala UP PM-PTSP Kepulauan Seribu, Jhonson Simanjuntak mengatakan, layanan jemput bola melalui program ini tetap dilaksanakan karena tingginya kebutuhan dan antusiasme masyarakat terhadap pelayanan yang mudah dijangkau.
"Layanan jemput bola ini terus kami lanjutkan karena kebutuhan masyarakat masih tinggi. Kehadiran layanan langsung di tengah warga terbukti sangat dibutuhkan,” ujarnya, Senin (9/2).
Jhonson menjelaskan, program ini dilaksanakan dengan melibatkan berbagai instansi terkait guna memberikan kemudahan sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya warga di wilayah kepulauan yang memiliki keterbatasan akses dan jarak.
"Melalui program ini, kami ingin memastikan seluruh warga Kepulauan Seribu memperoleh pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan tanpa harus menempuh perjalanan jauh," terangnya.
Menurutnya, sepanjang tahun 2025 PTK telah dilaksanakan sebanyak 16 kali pada periode Mei hingga November. Dari kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 1.089 pemohon telah terlayani untuk berbagai jenis perizinan dan nonperizinan.
Ia menambahkan, pelaksanaan PTK tahun ini direncanakan akan dimulai setelah Ramadan agar pelaksanaannya dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
'Harapannya, kualitas pelayanan publik semakin meningkat serta mampu mendorong kemudahan berusaha dan tertib administrasi di tengah masyarakat," ungkapnya.
Jhonson mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini secara optimal dengan menyiapkan seluruh dokumen persyaratan agar proses pelayanan dapat berjalan lancar.
"Kami mengajak masyarakat untuk aktif mencari informasi jadwal PTK. UP PM-PTSP siap hadir dan melayani warga dengan sepenuh hati," tegasnya.
Sementara itu, salah seorang warga Pulau Sabira, Kelurahan Pulau Harapan, Akbar (47) mengakui, program PTK sangat membantu masyarakat kepulauan, khususnya warga di pulau terluar.
Ia menginginkan layanan jembut bola perizinan dan nonperizinan ini dapat terus berlanjut, serta frekuensi pelaksanaannya ditingkatkan agar semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya.
"Program ini sangat membantu kami karena tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke daratan untuk mengurus perizinan. Terima kasih kepada UP PM-PTSP Kepulauan Seribu," tandasnya.